Senin, 09 Desember 2013

PENG.GRAFIK KOMP. & OLAH CITRA


Di dalam dunia programming tentu ada aplikasi-aplikasi yang dibuat dengan menggunakan tools atau software, dan biasanya software yang digunakan untuk membangun aplikasi ada dua jenis yang pertama adalah yang berjenis berbayar dan yang kedua adalah opensource, opensource sendiri memiliki pengertian istilah yang digunakan untuk software yang membuka atau membebaskan source codenya untuk dilihat oleh orang lain dan orang lain mengetahui cara kerja software tersebut dan sekaligus memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada software tersebut.Open Source dapat diartikan sebagai prinsip-prinsip dan metodologi yang bertujuan mempromosikan akses terbuka terhadap tahapan produksi dan desain pada sebuah produk atau sumber daya apapun.

            Contoh dari aplikasi yang berbayar adalah VB.net dan dreamweaver, VB.net biasanya digunakan untuk membangun aplikasi berbasis desktop, biasanya digunakan di perkantoran dan jaringan kantor yang tidak berbasis client server, sedangkan dreamweaver digunakan untuk developing website dinamis yang disertai dengan PHP dan MYsql, pada dreamweaver banyak sekali menu yang memudahkan sehingga orang yang belum memahami terlalu baik tentang bahasa pemprograman HTML dan PHP tetap dapat membuat website yang dinamis, memang ada beberapa keuntungan dengan membangun aplikasi yang berbayar namun untuk developing aplikasi sebaiknya dengan menggunakan aplikasi yang bersifat opensource, kenapa ?  karena software opensource memiliki beberapa keungulan dibandingkan dengan software yang berbayar diantara keungulan itu adalah hemat biaya, kenapa ? karena tools developing yang opensource biasanya gratis sehingga tidak timbul biaya pembelian tools developing, kemudian keungulan selanjutnya adalah banyaknya komunitas yang mendukung pengembangan software yang anda buat, misalnya komunitas blender yang isinya adalah animator-animator yang menggunakan blender sebagai tools dalam pembuatan animasi dan pengolahan citra.

            Namun opensource juga memiliki kelemahan diantaranya adalah support yang langka, maksudnya adalah tidak semua orang melakukan developing dengan menggunakan aplikasi yang opensource sehingga jika aplikasi yang dibuat dengan menggunakan opensource mengalami kerusakan maka akan sulit untuk menemukan developer yang dapat memperbaikinya.selain itu kelemahan dari opensource adalah kadang pengunaanya lebih sulit  dibandingkan dengan yang berbayar, misalnya adalah membangun website dengan dreamweaver menurut banyak orang lebih mudah jika dibandingkan dengan membagun website menggunakan bluefish editor atau notepadd ++.
           Tutorial Internet & Komputer Gratis
             Sekarang bukan zamannya lagi mencari crack, serial, atau keygen, karena sebenarnya banyak sekalisoftware yang gratis baik freewaremaupun open source. Lisensi freeware berarti Anda bebas menginstall dan memakai software tersebut secara gratis, tanpa batasan waktu dan jumlah pemakaian. Lisensi Open Source berarti dapat memodifikasi source code dan mendistribusikannya dengan syarat-syarat tertentu yang biasanya gratis juga! Misalnya ingin mengubah tampilannya, bahasanya, Dan dilakukan jika software tersebut berlisensi open source.  Mulai dari pengolah kata, data, grafis, audio, dan lain-lain semuanya ada. Bagaimana dengan kualitasnya? Apakah lebih buruk dari software yang versi bayar? Tidak juga, relatif sama. Tutorialgratis.net memilih software gratis yang terbaik dan pastinya tidak mengecewakan. Silakan mencoba! Kalau ada yang gratis, kenapa harus yang bayar?
Sebelum daftarnya bedakan dulu macam-macam lisensi software:
Freeware, artinya software tersebut gratis untuk digunakan,Dan tidak bisa melihat source code software tersebut, biasanya disertai syarat tidak boleh memodifikasi software tersebut. Ada pula yang disertai syarat harus untuk kepentingan non-komersial. Tetapi syarat mutlak sebuah software disebut freeware adalah tanpa batasan jumlah dan waktu pemakaian.
Shareware, artinya software tersebut dapat didownload dan digunakan pengguna hanya untuk dicoba. Jika pengguna merasa softwarenya bagus, maka diharuskan membeli. Shareware sering dibatasi lamanya waktu pakai (misalnya trial 30 hari), atau jumlah software tersebut dijalankan(misalnya 30x), atau feature-feature tertentu yang tidak bisa diakses. Sesudah masa ujicobanya berakhir, software bisa saja terkunci atau bisa saja tetap berfungsi sebagaimana mestinya.
Adware, artinya software tersebut gratis, tetapi ada iklan yang muncul ketika dijalankan. Iklan dapat muncul baik pada saat start, atau muncul di sela-sela penggunaan.
Open Source, artinya software yang source code-nya dibuka ke publik, Dan bisa memodifikasi dan mendistribusikan atau mempublikasikan source code hasil modifikasi dengan syarat-syarat tertentu, misalnya dengan tetap mempertahankan nama softwarenya.



Lisensi Open Source dibagi menjadi beberapa macam lisensi:
(Lisensi Open Source diambil dari news.cnet.com dengan sumber asli diwww.blackducksoftware.com)
Kalau spyware dan malware apa? Ini tidak termasuk lisensi software. Spywareadalah software mata-mata, yang bisa merekam apa di lakukan seseorang lakukan di komputer, misalnya apa yang Dia ketik di komputer, apa yang di buka seseorang di web browser, password email, dan sebagainya. Malware adalah software perusak komputer, di dalamnya termasuk virus dan spyware.
Ini dia software gratis dan open source terbaik versi tutorialgratis.net
1.      Browser Gratis Terbaik
Browser ini yang kita butuhkan setiap kali membuka halaman di internet, search di Google, membaca email di Yahoo Mail, baik di windows maupun di linux, pilihan jatuh pada Mozilla Firefox (bisa berjalan di Windows atau Linux).
2.       Antivirus Gratis Terbaik
Antivirus penting sekali untuk menjaga komputer Anda dari serangan virus yang mematikan atau memperlambat sistem komputer. di waktu yang lalu tutorial gratis.net pernah mendaftar urutan antivirus terbaik. Pilihan antivirus  gratis terbaik untuk Windows adalah Avira AntiVir Personal. Sedangkan untuk linux adalah F-Prot Antivirus for Linux Workstations atau avast! Linux Home Edition.
           

3.       Office Gratis Terbaik (Word Processor, Spread sheet, Presentation)
Untuk urusan Office Gratis terbaik, pilihan jatuh pada OpenOffice.Org. Fungsinya mirip Microsoft Word, Microsoft Excell, dan Microsoft PowerPoint, tetapi yang ini gratis dan Open Source. Silakan download OpenOffice.Org di Windows atau Linux.
4.       Editor Gambar Bitmap Gratis Terbaik
Untuk yang hoby mengutak-atik gambar seperti mengatur pencahayaan, menggabungkan dua buah gambar, dan sebagainya, biasanya orang banyak menggunakan Adobe Photoshop. Software pengolah gambar bitmap yang terbaik dan gratis adalah GMIP (GNU Image Manipulation Program) yang bisa di download di Windows atau Linux.
5.       Editor Gambar Vector Gratis Terbaik
Fungsinya mirip CorelDraw, kita bisa membuat dan mengedit gambar vektor yang tersusun atas garis-garis dan bidang. Software Vector Editor yang terbaik dan gratis (Open Source) adalah Inkscape. Silakan download di Windows atau Linux.
6.       Media Player Gratis Terbaik
Fungsinya buat memainkan video, musik, lagu, file-file audio seperti MP3, WAV, dan sebagainya. Untuk software Media Player terbaik di Windows adalah WinAmp. Untuk linux, media player terbaik adalah GeeXboX.
7.       Audio Editor Gratis Terbaik
Dengan software audio editor, kita bisa mengedit file audio, seperti menambah echo, menggabungkan vokal dengan musik, membuat jingle atau spot iklan radio, dan sebagainya. Software audio editor gratis terbaik di Windows dan Linux adalah Audacity yang bisa dijalankan diWindows atau Linux.
8.       Video Editor Gratis Terbaik
Software Video Editor digunakan untuk mengedit video, seperti potong-memotong, filter, encoding, dan lain-lain. Software Video Editor terbaik yang gratis adalah Avidemux yang bisa dijalankan di Windows atau Linux.
           

9.      FTP Gratis Terbaik
Program ini digunakan untuk mentransfer file ke sebuah server lewat internet.Program ini sering digunakan oleh webmaster untuk mentransfer file-filenya ke web server. Program FTP yang open source adalah FileZilla (download untuk Windowsatau Linux).        
10.  Program Mail Client Gratis Terbaik
             Program ini digunakan untuk membaca email dari desktop (IMAP, POP, atau HTML). Di lingkungan windows, program mail client terbaik yang gratis versitutorialgratis.net adalah Mozilla Thunderbird. Di Linux, program mail client gratis terbaik adalah Evolution.
11.  Program Kompresi Gratis Terbaik
Program ini berfungsi untuk memperkecil ukuran file tanpa menghilangkan data (seperti WinZip atau WinRAR). Di windows, program kompresi yang gratis terbaik (freeware) adalah 7-Zip , sedangkan di Linux, program kompresi yang terbaik dengan adalah p7zip (LGPL) dan PeaZip (GPL).
12.  Program Download Accelerator Gratis Terbaik
Buat yang suka mendownload file dari internet, program ini sangat diperlukan, karena bisa mempercepat download hingga 3 kali lipat. Di windows, program download accelarator terbaik dengan lisensi GPL adalah Free Download Manager. Di linux, program download accelerator terbaik dengan lisensi GPL adalah QuickDownloaderPenulis juga merekomendasikan Add-Ons FireFoxDownThemAll, karena jika menggunakan FireFox dan Add-Ons tersebut, kita tidak perlu menginstall software tambahan.
Demikian daftar/list program open source terbaik versi tutorialgratis.net, baik yang berjalan di Windows ataupun di Linux. Untuk itu yang sudah mencoba software-software Open Source di atas atau yang lain, dapat menuliskan pengalamannya diblog dan mengikuti Lomba Blog Open Source LIPI berhadiah jutaan rupiah. Syaratnya mudah, tinggal menulis minimal sebuah artikel di blog tentang Open Source. Bagi pemakai atau pecinta Open Source, juga dapat berpartisipasi dalam seminar “Open Source” yang diselenggarakan P2I LIPI tanggal 7 November 2009.


Jumat, 01 November 2013

TUGAS SOFT SKILL KE 2 : SIM (sistem informasi manajemen) pada ATM (Anjuran Tunai Mandriri)

 ·         SISTEM (SIM) INFORMASI MENEJEMEN PADA ATM ( ANJURAN TUNAI MANDIRI )

Sistem informasi berbasis IT merupakan kebutuhan primer di era modern apa lagi sudah menjadi kebutuhan yang harus di penuhi pada perusahaan-perusahaan. Dengan informasi yang begitu banyak, dibutuhkan sistem informasi menejemen yang terstruktur dengan baik dan diolah dengan profesional. Diperlukan sistem yang baik dalam mengolah informasi pada suatu organisasi informasi dan bank. Karena pengolahan informasi sangat mempengaruhi hasil kerja, kemampuan dan efisiensi perusahaan atau bank. Dengan demikian munculnya menejemen resiko informasi yang merupakan sesuatu yang harus di hindarkan atau di jaga agar resiko yang menyebabkan kerugian dapat terhindar. Contohnya adalah keamanan, distribusi, penyimpanan dan mengelolah informasi.
Keamanan sistem informasi pada bank merupakan hal yang utama. Dikarenakan informasi nasabah. Adalah informasi yanh harus dilindungi bank dari penjahat. Apabila sistem informasi di kuasai oleh penjahat tersebut maka bank akan mengalami ancaman kebangkrutan serta merugikan nasabah. Pada bank, penjahat/hacker terdapat sasaran yang dapat mengancam bank dan menjadi sebuah resiko menejemen resiko, yaitu : data, sistem aplikasi, pengetahuan teknologi, fasilitas yang dimiliki bank, nasabah..

1)      RESIKO DATA
Data merupakan sasaran utama yang dimanfaatkan pelaku kejahatan/hacker untuk mendapatkan informasi mengenai nasabah. Oleh sebab itu pelindungan data sangat di butuhkan oleh bank dengan cara enkripsi – enkripsi data tersebut.misalnya pada ATM dimana pejahat melakukan penyadapan nomor PIN dengan cara mengakses data yang sudah disimpan sebelumnya pada mesin ATM dan sebelum itu melakukan pembobolan terhadap server yang tersambung dengan komputer mesin ATM,

            2)      RESIKO SYSTEM APLIKASI
Sistem aplikasi merupakan sistem software aplikasi yang digunakan oleh bank dalam memberi fasilitas pada nasabah. Layanan yang dapat dilakukan oleh nasabah adalah transaksi. Disamping itu aplikasi dalam melayani nasabah. Dibutuhkan pula aplikasi keamanan data/informasi. Sehingga sistem aplikasi tidak mendapatkan bug/error yang dapat dimanfaatkan oleh hacker untuk masuk kesistem perbankan tersebut. Dan dapat mengambil informasi dari bank.

            3)      RESIKO TEKNOLOGI
Teknologi sangat berpengaruh terhadap sistem aplikasi komputer yang digunakan oleh bank. Oleh sebab itu diperlukan teknologi yang dapat memberi keamanan sehingga terhindar dari tindakan kejahatan. Teknologi yang lama akan mudah dipelajari oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Selain itu dibutuhkan teknologi pendukung seperti kamera dan mesin ATM yang memiliki sistem keamanan yang baik. selain itu mesin ATM juga harus sudah mempunyai standar internasional / ISO dan mendapatkan sertifikasi ISO.

           4)      RESIKO FASILITAS
Fasilitas yang didapatkan nasabah sudah dapat bekerja dengan baik. nasabah dapat memahami fasilitas transaksi dan mengambil uang dengan nyaman. Diperlukan juga teknisi yang handal dalam memberi pengaturan terhadap fasilitas yang diberi oleh bank.

           5)      RESIKO NASABAH
-          Pihak bank juga perlu memberi informasi mengenai cara agar tabungan nasabah tidak di bobol oleh penjahat. Seperti:
-        -     Menjaga kerahasiaan PIN
-        -     Memperhatikan Kondisi fisik ATM
-        -     Menggunakan kartu ATM pada merchant yang bekerja sama dengan pihak perbangkan.
-        -     Apabila terjadi alat yang mencurigakan yang tersambung kepada ATM. Lapor kepada            pihak bank.
-       -   Gunakan ATM yang aman lokasinya
-   - Jangan mudah percaya dengan bantuan orang lain di lokasi sekitar ATM

·         MENJAGA KEAMANAN SISTEM INFORMASI DENGAN MENERAPKAN PRINSIP PRINSIP MANAJEMEN RESIKO PADA BANK

Keamanan sistem informasi berbasis IT merupakan suatu  yang harus di jaga karena merupakan asset berharga. Bank dalam mengolah dan menyimpan data akan memberi ancaman pada kemanan data tersebut, oleh sebab itu dibutuhkan sistem standart manajemen keamanan informasi yang baik.
Dengan demikian dibentuknya  peraturan penerapan menejemen resiko bagi bank umum. Dibentuknya perarturan oleh bank Indonesia. Sehingga dengan dibuatnya peraturan bank umum yang ada di Indonesia menerapkan prinsip-prinsip manajemen resiko yang dikeluarkan oleh Bank for International Settlement disebut juga dengan kesepakata Basel II
Beberapa manajemen resiko yang harus di jaga adalah resiko oprasional contohnya tidak berfungsinya proses internal pada bank, kesalahan manusia, kegagalan sistem atau adanya masalah eksternal yang mempengaruhi bank. Dengan peraturan tersebut mendorong bank umum untuk menerapkan sistem informasi dengan menganalisa serta mengontrol informasi yang ada pada sistem aplikasi. Selain menjaga, mengolah dan menganalisis data. Dibutuhkan juga pengamanan terhadap faktor eksternal yang mempengaruhi bank. Contoh dari gagalnya sistem keamanan dari bank dengan dibobolnya bank dikarenakan ketidaksetiaan pegawai bank tersebut, selain itu dengan kegagalan sistem yang berjalan akan merugikan bank itu sendiri. Oleh sebab itu bank membutuhkan system kemanan yang memiliki standart internasional.
-          Dalam menerapkan manajemen resiko pada Bank yang dilakukan bank :
Penerapan manajemen resiko secara umum
Penerapan manajemen resiko secara aktivitas
Dengan menerapkan manajemen resiko diatas akan mengurangi resiko pada bank.
Selain itu perlu diketahui bagi nasabah dalam menggunakan sistem informasi pada bank dengan cara online terhadap resiko yang didapat. Contohnya seberapa besar keamanan pada saat transaksi menggunakan WIFI. Lalu nasabah perlu mengetahui smartphone yang mudah di bobol oleh hacker, bagian sasaran empuk hacker pada saat mencari sasaran smartphone, dll dengan demikian dapat dihindarkan kejadian merugikan pihak bank maupun nasabah dalam transaksi.
·         BERIKUT CONTOH KASUS

Permasalahan dunia perbankan
Keamanan data/informasi elektronik menjadi hal yang sangat penting bagi perusahaan yang menggunakan fasilitas TI dan menempatkannya sebagai infrastruktur penting. Sebab data/informasi adalah aset bagi perusahaan tersebut. Keamanan data/informasi secara langsung maupun tidak langsung dapat mempertahankan kelangsungan bisnis, mengurangi resiko, mengoptimalkan return of investment dan bahkan memberikan peluang bisnis semakin besar. Semakin banyak informasi perusahaan yang disimpan, dikelola dan digunakan secara bersama, akan semakin besar pula resiko terjadinya kerusakan, kehilangan atau tereksposnya data/informasi ke pihak lain yang tidak berhak. Ancaman dan resiko yang ditimbulkan akibat kegiatan pengelolaan dan pemeliharaan data/informasi menjadi alasan disusunnya standar system manajemen keamanan informasi.
Maka dari itu Bank Indonesia mengeluarkan peraturan penerapan manajemen resiko bagi bank umum. Tujuan dikeluarkannya peraturan ini adalah agar Bank umum di Indonesia menerapkan prinsip-prinsip manajemen risiko yang sejalan dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Bank for International Settlement yang dikenal dengan kesepakatan Basel II.
Secara formal, seperti yang tertulis pada penjelasan peraturan Bank Indonesia, resiko operasional adalah resiko yang antara lain disebabkan oleh adanya ketidakcukupan dan atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, atau adanya problem eksternal yang mempengaruhi operasional Bank. Sehingga jelas risiko yang disebabkan oleh kegagalan sistem pengamanan informasi termasuk dalam risiko operasional. Penerapan peraturan BI merupakan tantangan tersendiri bagi bank umum di Indonesia terutama dalam kaitannya dengan manajemen pengamanan sistem informasi. Pertama belum banyak bank yang melakukan analisa resiko dalam pengadaan kontrol sistem keamanan informasi, kedua belum banyak manajemen senior yang terlibat dalam tugas pengamanan sistem informasi, ketiga ketidak siapan sistem pengawasan intern (internal audit) dalam melakukan pengawasan terhadap teknologi informasi secara umum maupun kontrol sistem pengamanan secara khusus.
Ada beberapa kejadian kriminalitas di dunia perbankan ini yang dsebabkan oleh kesalahan system pengamanan sampai ketidak setiaan pegawai terhadap peusahaan tersebut. Contohnya dengan kejadian bobolnya kas bank danamon yang diperkirakan oleh ulah orang dalam sendiri yang melibatkan bebrapa dari pihak luar bank. Kas tersebut tidak disetor tapi tercatat dalam pembukuan. Satu hal lagi yang harus digaris bawahi kurangnya pengamanan dari system kartu kredit dan kurangnya pengawasan dari bank sentral dan bank itu sendiri. Hal ini sudah menjadi banyak perbincangan masyarakat luas yang ketakutan akan memakai kartu kredit lagi. Contoh lainnya yang terjadi pada Bank Danamon ini adalah bobolnya kartu kredit salah satu nasabah, yang diperkirakan ini ulah pegawai dalam bank lagi yang pastinya mereka tau system informasi yang dipake oleh system kartu kredit ini.
Beberepa orang berpendapat tentang kurangnya pengamanan bank danamon ini contohnya dalam pengunaan kartu kredit dalam jumlah besar yang pengamananya tidak ketat sehingga membahayakan para pemakai kartu kredit dan pengamanan terhadap transaksi online. Bank Danamon seharusnya melakukan pengawasan ketat contohnya dengan melakukan pengawasa.











Kesimpulan :
sistem (sim) informasi menejemen pada atm ( anjuran tunai mandiri ) Diperlukan sistem yang baik dalam mengolah informasi pada suatu organisasi informasi dan bank. Karena pengolahan informasi sangat mempengaruhi hasil kerja, kemampuan dan efisiensi perusahaan atau bank. Dengan demikian munculnya menejemen resiko informasi yang merupakan sesuatu yang harus di hindarkan atau di jaga agar resiko yang menyebabkan kerugian dapat terhindar.
Dan juga SIM pada anjuran tunai mandiri penting dalam kehidupan masyarakat penting juga dalam membantu masyarakat dalam menghadapi krisis suatu ekomomi yang terjadi di keluarga masyarakat indonesia
Di bawah ini adalah resiko yang terjadi pada ATM

-          RESIKO DATA
Data merupakan sasaran utama yang dimanfaatkan pelaku kejahatan/hacker untuk mendapatkan informasi mengenai nasabah. Oleh sebab itu pelindungan data sangat di butuhkan oleh bank dengan cara enkripsi – enkripsi data tersebut.

-          RESIKO SYSTEM APLIKASI
-          RESIKO TEKNOLOGI
Tehnologoy komputer ini sangat berpengaruh dalam bekerja untuk membatu pengguna dalam menjalankan tugasnya, selain dengan adanya computer,dan juga dibutuhkan teknologi pendukung seperti kamera dan mesin ATM yang memiliki sistem keamanan yang bai         RESIKO FASILITAS
-          RESIKO NASABAH

A).   Keamanan sistem informasi berbasis IT merupakan suatu  yang harus di jaga karena merupakan asset berharga, Dalam menerapkan manajemen resiko pada Bank yang dilakukan bank :
-           Penerapan manajemen resiko secara umum
-           Penerapan manajemen resiko secara aktivitas
Intinya adalah system informasi manajemen pada anjuran tunai mandiri, suatu informasi untuk mengetahui pengguna ATM dalam menabung uang untuk mengetahui data-data yang akan di masukan ke dalam BANK.






Selasa, 22 Oktober 2013

SISTEM INFORMASI (SIM)

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Suatu sistem pada dasarnya adalah sekolompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu.Secara sederhana, suatu sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variabel yang terorganisir, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain, dan terpadu. Dari defenisi ini dapat dirinci lebih lanjut pengertian sistem secara umu, yaitu :

-          Setiap system terdiri dari unsur-unsur.
-          Unsur-unsur tersebut merupakan bagian terpadu sistem yang bersangkutan.
-          Unsur sistem tersebut bekerja sama untuk mencapai tujuan sistem.
-          Suatu sistem merupakan bagian dari sistem lain yang lebih besar.
-          Menurut Etimologi istilah sistem berasal dari bahasa Yunani, System yang artinya himpunan bagian atau unsur yang saling berhubungan secara teratur untuk mencapai tujuan bersama
Pengertian sistem menurut sejumlah para ahli:
1.           L. James Havery
Menurutnya sistem adalah prosedur logis dan rasional untuk merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan maksud untuk berfungsi sebagai satu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.
2.      John Mc Manama
       Menurutnya sistem adalah sebuah stuktur konseptual yang tersusun dari fungsi-fungsi yang saling berhubungan yang bekerja sebagai suatu kesatuan organik untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan secara efektif dan efisien.
3.      C.W. Churchman
       Menurutnya sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang dikoordinasikan untuk melaksanakan seperangkat tujuan.
4.      J.C Hinggins
       Sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang saling berhubungan.
5.      Edgar F Huse dan James L. Bowdict
           Menurutnya sistem adalah suatu seri atau rangkaian bagian-bagian yang saling berhubungan dan bergantung sedemikian rupa sehingga interaksi dan saling pengaruh dari satu bagian akan mempengaruhi keseluruhan.
            Dari pengertian diatas dapat kami simpulkan bahwa pengertian sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri atas beberapa komponen atau elemen yang saling berhubungan atau saling terikat satu sama lain yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama.
1.           Ruang Lingkup Sistem Informasi
                        Ruang lingkup sistem informasi yaitu ruang lingkup yang ditentukan dari awal pembuatan yang merupakan garis batas lingkup kerja sistem tersebut, sehingga sistem informasi tersebut tidak bersinggungan dengan sistem informasi lainnya.
Ruang lingkup SIM sebenarnya tertuang pada tiga kata pembentuknya, yaitu “sistem”, “informasi”, dan “manajemen”. Sistem merupakan kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain yang membentuk satu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan. Di dalam perusahaan, yang dimaksud elemen dari sistem adalah departemen-departemen internal, seperti persediaan barang mentah, produksi, persediaan barang jadi, promosi, penjualan, keuangan, personalia; serta pihak eksternal seperti supplier dan konsumen yang saling terkait satu sama lain dan membentuk satu kesatuan usaha.
Informasi adalah hasil pemrosesan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem tersebut menjadi bentuk yang mudah dipahami dan merupakan pengetahuan yang relevan yang dibutuhkan oleh orang untu menambah pemahamannya terhadap fakta-fakta yang ada. Informasi bagi setiap elemen akan berbeda satu sama lain sesuai dengan kebutuhannya masing-masing
Dari ruang lingkup di atas, beberapa ahli telah memberikan rumusan tentang sistem informasi manajemen, antara lain :
SIM adalah pengembagan dan penggunaan sistem-sistem informasi yang efektif dalam organisasi-organisasi (Kroenke, David, 1989).
            SIM didefinisikan sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai yang mempunyai kebutuhan yang serupa. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa depan. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan output dari simulasi matematika. Informasi digunakan oleh pengelola maupun staf lainnya pada saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah (Mc. Leod, 1995).
 SIM merupakan metode formal yang menyediakan informasi yag akurat dan tepat waktu kepada manajemen untuk mempermudah proses pengambilan keputusan dan membuat organisasi dapat melakukan fungsi perencanaan , operasi secara efektif dan pengendalian (Stoner, 1996)
Dari definisi-definisi di atas, dapat ditarik kesimpulan, bahwa SIM adalah suatu sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi guna mendukung pengambilan keputusan pada kegiatan manajemen dalam suatu organisasi.

2.      Tipe Sistem
Ada berbagai tipe sistem berdasarkan kategori:
Atas dasar keterbukaan:
  A.      Sistem terbuka, dimana pihak luar dapat mempengaruhinya. Lebih spesifik dikenal juga yang disebut dengan sistem terotomasi ;yang merupakan bagian dari sistem buatan manusia dan berinteraksi dengan kontrol olehsatu atau lebih komputer sebagai bagian dari sistem yang digunakan dalam masyarakatn modern.
  B.      sistem tertutup, sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan sistem luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur tangan dari pihak luarnya. Secara teoritis sistem tersebut ada, tetapi kenyataannya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup, yang ada hanyalah relatively closed system (secara relatif tertutup, tidak benar-benar tertutup).

Atas dasar komponen:
  a.      Sistem fisik, dengan komponen materi dan energi. merupakan sistem yang ada secara fisik, sehingga setiap makhluk dapat melihatnya (Sistem Komputer, Sistem Akuntansi, Sistem Produksi dll.)
  b.      Sistem non-fisik atau konsep, sistem yang berupa pemikiran atau ide- ide yang tidak tampak secara fisik (Sistem Teologia yang merupakan suatu sistem yang menggambarkan hubungan Tuhan dengan Manusia)

3.      Sub Sistem
Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem, yaitu: tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta lingkungan. Berikut elemen-elemen yang membentuk sebuah sistem.
a. Tujuan
Setiap sistem memiliki tujuan (goal), entah hanya satu atau mungkin banyak.  Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Yanpa tujuan, sistem menjadi tidak terarah dan tidak terkendali. Tentu saja tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.
  b. Masukan
Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selajutnya menjadi bahan yang diperoses. Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh  masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya: permintaan jasa pelanggan).
  c. Proses
Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah pada pabrik kimia, proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat berupa aktivitas pembedahan pasien.
  d. Keluaran
Keluaran (output)  merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.
  e. Batas
Yang disebut batasan (boundary) sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup atau kemampuan sistem . sebagai contoh, tim sepakbola mempunyai aturan permainan dan keterbatasan kemampuan pemain. Pertumbuhan sebuah took kelontong dipengaruhi oleh pembelian pelanggan, gerakan pesaing dan keterbatasan dana dari bank. Tentu saja batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi sehingga akan mengubah perilaku sistem. Sebagai contoh: dengan menjual saham ke publik, sebuah perusahaan dapat mengurangi keterbatasan dana.
  f. Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik
Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan  tujuan.
  g. Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bias berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau merugikan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu terhadap kelangsungan hidup sistem
4.      Sistem dan Organisasi
Organisasi adalah struktur sosial resmi stabil yang memiliki sumber-sumber berasal dari lingkungan dan memproses sumber-sumber itu agar menghasilkan output.
Definisi behavioral organisasi adalah kumpulan hak, hak khusus, kewajiban, dan tanggung jawab yang harus dengan cermat diseimbangkan selama periode waktu tertentu melalui konflik dan resolusi konflik.
Ada beberapa peranan penting sistem informasi dalam organisasi, antara lain:
meningkatkan kinerja organisasi melalui:
o   peningkatan produktivitas
o   pengurangan biaya
o   peningkatan pengambilan keputusan
o   peningkatan layanan ke pelanggan
o   pengembangan aplikasi-aplikasi strategis
o   mengaitkan perencanaan, pengerjaan, dan pengendalian dalam organisasi
o   mengkoordinasikan subsistem-subsistem dalam organisasi
o   meng-integrasikan subsistem-subsistem
o   System Informasi dapat Mempengaruhi Organisasi
o   IT mengganti biaya modal dan biaya informasi                               
Teknologi system informasi merupakan factor produksi seperti halnya modal dan tenaga kerja
Teori biaya transaksi menyatakan bahwa perusahaan berusaha mengurangi biaya transaksi.
IT membantu perusahaan menekan biaya transaksi. Jika biaya transaksi menurun, jumlah karyawan juga mengecil karena semakin murah dan mudah bagi perusahaan untuk membuat kontrak pembelian barang-barang dan jasa di pasar disbanding membuat sendiri produk dan jasanya.
Teori agensi mengatakan perusahaan memiliki ikatan kontrak di antara bagian-bagian yang harus diawasi dan dikelola.
IT bias mengurangi biaya agensi, memungkinkan perusahaan untuk tumbuh tanpa menambah biaya pengawasan, dan tanpa menambah tenaga kerja.
·         Teori Behavioral
o   IT membuat organisasi lebih ramping.
o   IT mampu mengubah hierarki pengambilan keputusan dengan menekan biaya informasi
o   memperluas distribusi informasi
o   mempercepat proses pengambilan keputusan
o   memfasilitasi pekerja tingkat-bawah untuk membuat keputusan tanpa pengawasan dan meningkatkan efisiensi manajemen
o   Rentang pengendalian perusahaan juga akan meningkat
Pada organisasi postindustri, otoritas meningkat bergantung pada pengetahuan dan kompetensi. Jadi, bentuk menjadi ramping karena para pekerja professional cenderung berciri self-managing; dan pengambilan keputusan menjadi lebih terdessentralisasi sementara pengetahuan dan informasi semakin tersebar secara luas.
Teknologi informasi mendorong jaringan task force organisasi dimana kelompok-kelompok professional bertemu baik langsung maupun melalui media elektronik untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu. Hal ini mengarah pada organisasi virtual, yaitu organisasi yang memanfaatkan jaringan untuk menghubungkan orang, asset, dan gagasan dalam menciptakan dan mendistribusikan produk dan layanan tanpa terbatasi oleh batasan-batsan tradisional organisasi atau lokasi fisik.
System informasi terkait dengan politik organisasi karena mempengaruhi akses ke sumber utama, yaitu informasi. System informasi berpotensi mengubah struktur, budaya, politik, dan kerja organisasi. Alasan paling umum dari kegagalan proyek-proyek besar mengarah kepada hambatan perubahan politikal dan organisasional.


Kesimpulan

Pengerian system informasi (SIM)
kelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu.
Menurut Etimologi istilah sistem berasal dari bahasa Yunani, System yang artinya himpunan bagian atau unsur yang saling berhubungan secara teratur untuk mencapai tujuan bersama
Nama-nama Kesimpulan dari sejumlah para ahli   
1. James Havery L
2. John Manama Mc
3. C.W. Churchman
4. J.C Hinggins
5. Edgar F Huse dan James L. Bowdict
            Dari pengertian nama-nama para ahli yang di atas,kami simpulkan bahwa pengertian sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri atas beberapa komponen atau elemen yang saling berhubungan atau saling terikat satu sama lain yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama.
A).      Ruang Lingkup Sistem Informasi
ruang lingkup yang ditentukan dari awal pembuatan yang merupakan garis batas lingkup kerja sistem tersebut, sehingga sistem informasi tersebut tidak bersinggungan dengan sistem informasi lainnya.
Atas dasar komponen:
a) Sistem fisik, dengan komponen materi dan energi. merupakan sistem yang ada secara fisik, sehingga setiap makhluk dapat melihatnya (Sistem Komputer, Sistem Akuntansi, Sistem Produksi dll.)
b) Sistem non-fisik atau konsep, sistem yang berupa pemikiran atau ide- ide yang tidak tampak secara fisik (Sistem Teologia yang merupakan suatu sistem yang menggambarkan hubungan Tuhan dengan Manusia)
B). Sub Sistem
Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem, yaitu: tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta lingkungan.
C). Sistem dan Organisasi
Organisasi adalah struktur sosial resmi stabil yang memiliki sumber-sumber berasal dari lingkungan dan memproses sumber-sumber itu agar menghasilkan output.
Definisi behavioral organisasi adalah kumpulan hak, hak khusus, kewajiban, dan tanggung jawab.


Sumber: 

              http://ilmu27.blogspot.com/2012/08/makalah-konsep-dasar-sistem-informasi.html. Terima kasih! -               See more at: http://ilmu27.blogspot.com/2012/08/makalah-konsep-dasar-sistem-                                          informasi.html#sthash.2EfUZE0m.dpuf